Pras Curious person who passionate about tech and e-business

10 Cara Menghilangkan Virus di Laptop Terampuh & Tips Lengkap!

6 min read

Cara Menghilangkan Virus di Laptop

Virus kerap kali menyerang di saat yang tidak tepat, bila sudah begini semua aktivitas kamu pastinya akan terganggu. Namun tenang, ada banyak cara menghilangkan virus di laptop yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah.

Segera mengatasi virus di laptop memang sangat penting dilakukan, hal ini agar kerusakan laptop tidak semakin luas. Seperti terjadi lemot, hang, bootloop, bahkan hingga laptop mati secara total.

5 Penyebab Laptop Terkena Virus

Sebelum menghilangkan virus di laptop, ada baiknya kamu terlebih dahulu mengetahui penyebab laptop terkena virus.

Selain bisa tahu cara mengatasinya kamu juga bisa mencegahnya di kemudian hari, nah berikut beberapa penyebab utama laptop terkena virus yang harus kamu ketahui :

1. Tidak Menggunakan Antivirus di Laptop

Tidak Menggunakan Antivirus di Laptop

Meskipun sering dianggap sepele, namun keberadaan antivirus di laptop sebenarnya sangatlah penting.

Antivirus inilah yang pertama kali akan mendeteksi virus di laptop, sehingga kamu bisa segera membersihkannya supaya tidak merambat ke peranti lainnya.

Selain dapat mendeteksi dan mengatasi virus, antivirus juga bisa mencegah virus masuk ke laptop dengan mudah. Baik dari aplikasi tidak dikenal, file malware, melalui flashdisk eksternal, dan masih banyak lagi lainnya.

Catatan : Pastikan kamu memilih antivirus terbaik agar safe dan tidak merepotkan kamu jika terjadi error nantinya.

2. Sering Mengunjungi Situs tidak Resmi

Sering Mengunjungi Situs tidak Resmi

Bagi kamu yang sering mengunjungi situs ilegal, harusnya kamu mulai untuk menghentikan tindakan tersebut.

Hal ini karena situs-situs tidak terpercaya biasanya menyimpan banyak virus, apalagi bila kamu sampai mengunduh sesuatu dari situs yang kamu kunjungi.

Pastikan kamu menggunakan situs yang sudah terkenal, dengan begitu kamu bisa menghindari beragam situs tidak jelas di luar sana.

Untuk lebih amannya kamu bisa memilih situs yang tidak menawarkan kelebihan yang mencurigakan, seperti gratis, bebas, unlimited, dan lain sebagainya.

3. Menginstal Software Bajakan

Menginstal Software Bajakan

Lebih baik kamu mendownload dan menginstal software resmi, baik yang gratis ataupun berbayar sekalipun. Jangan sampai terbujuk dengan software-software yang memberikan kelebihan dari pada aplikasi resminya.

Umumnya aplikasi yang telah di modifikasi memiliki malware yang berbahaya, entah itu disengaja maupun tidak disengaja oleh orang yang melakukan modifikasi aplikasi tersebut. Biasanya software Windows 7 menjadi yang paling rawan terhadap malware.

4. Lupa Melakukan Scan Pada Flaskdisk

Lupa Melakukan Scan Pada Flaskdisk

Memeriksa semua koneksi eksternal sangatlah penting dilakukan, salah satunya dengan melakukan scan flashdisk yang dihubungkan ke laptop.

Flashdisk biasanya menjadi tempat yang memiliki banyak sekali virus, karena ia digunakan di berbagai perangkat yang berbeda.

Untuk melakukan scan flashdisk dan menghilangkan virus di flashdisk sendiri bisa kamu lakukan dengan menggunakan software bawaan laptop ataupun dengan sebuah antivirus. Dengan melakukan ini maka virus di flashdisk tidak akan masuk ke dalam laptop yang kamu miliki.

5. Mematikan Firewall dan Windows Update

Mematikan Firewall dan Windows Update

Mematikan firewall dan Windows update memang memiliki banyak manfaat, namun disisi lain hal tersebut dapat memudahkan virus masuk. Firewall dan Windows update sebenarnya sangat berguna untuk mencegah virus baru masuk.

Dengan mengaktifkan kembali firewall dan Windows update, secara tidak langsung hal ini juga akan meningkatkan ketahanan laptop. Termasuk tahan terhadap virus-virus baru yang belum tentu bisa ditahan oleh sistem keamanan lainnya.

Cara Menghilangkan Virus di Laptop / PC

Saat laptop kamu sudah terlanjur terkena virus, hal pertama kamu harus tenang dan mencari cara mengatasinya. Jangan khawatir karena banyak sekali cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi virus, seperti berikut ini :

1. Segera Instal Software Antivirus

Segera Instal Software Antivirus

Bila kamu merasa laptop sedikit berbeda dari biasanya, seperti muncul iklan, software error, ataupun sering mengalami bootloop.

Maka segeralah instal antivirus di laptop kamu, hal ini berguna agar virus tidak menyebar ke perangkat lainnya.

Setelah itu lakukan pemindaian untuk menemukan virus di laptop, bila terdapat malware segera hapus malware yang terdeteksi dengan melakukan cleaning. Disini kamu bisa menggunakan aplikasi Smadav, AVG Antivirus, Avira, dan lain sebagainya.

2. Putuskan Koneksi Internet Laptop

Putuskan Koneksi Internet Laptop

Setelah melakukan pemindaian dengan menggunakan antivirus, kamu tidak bisa langsung merasa lega.

Karena mungkin masih terdapat virus yang tidak terdeteksi, oleh karena itu kamu bisa putuskan koneksi internet di laptop terlebih dahulu.

Dengan mematikan koneksi internet, maka akan menurunkan resiko virus terdownload kembali dari internet. Hal ini juga bisa mencegah resiko virus menyebar ke peranti yang lainnya.

3. Hapus File Mencurigakan

Jangan lupa juga hapus file yang sekiranya mencurigakan, seperti file txt, file tidak dikenal, ataupun file terbaru yang kamu download. Bisa saja salah satu file tersebut memiliki virus tersembunyi yang tidak bisa terdeteksi oleh antivirus.

Namun bila kamu ragu untuk menghapusnya, kamu juga bisa memindahkannya terlebih dahulu ke flashdisk atau memori eksternal. Setelah laptop terasa lebih aman kamu bisa mengembalikan file penting tersebut.

4. Uninstal Aplikasi tidak Dikenal

Uninstal Aplikasi tidak Dikenal

Selain menghapus file-file mencurigakan, uninstal pula aplikasi yang dirasa tidak kamu kenal. Hal ini karena aplikasi tersebut bisa jadi salah satu penyebab adanya malware di laptop kamu, bahkan bisa juga sebagai pusatnya malware.

5. Hapus Data Temporary File

Menghapus data temporary menjadi hal yang perlu kamu lakukan, dimana data temporary yang terlalu banyak mungkin terdapat virus di dalamnya. Untuk menghapus datanya sendiri bisa kamu simak berikut ini :

  • Masuklah ke menu start di laptop kamu.
  • Kemudian carilah Temporary Files, lalu pilihlah opsi free up disk space by deleting unnecessary files.
  • Selanjutnya klik Temporary Internet File yang ada pada menu Files to delete.

Cara Menghilangkan Virus di Laptop dengan Hapus Data Temporary File

  • Klik OK dan pilih Delete Files.
  • Dari sini kamu sudah berhasil menghapus temporary file.

6. Aktifkan Safe Mode

Aktifkan pula safe mode pada laptop agar virus tidak menyebar lebih luas,fitursafe mode ini sendiri bisa kami temukan di Windows 8 atau Windows 10. Seperti ini cara untuk mengaktifkannya :

  • Aktifkan dahulu laptop yang kamu miliki.
  • Saat laptop melakukan booting tekan F8 di keyboard, lalu pilihlah opsi Advanced boot option.
  • Pilih lagi opsi Safe Mode with Networking dan kamu bisa memilih untuk tetap terputus dari internet.

Cara Menghilangkan Virus di Laptop dengan Aktifkan Safe Mode

  • Disini kamu sudah berhasil melakukan safe mode di laptop, dimana laptop akan mematikan koneksi internet secara sementara. Sehingga malware tidak dapat terdownload atau menyebar dengan bebas lagi.

7. Reboot Laptop

Reboot Laptop

Cobalah melakukan reboot untuk memastikan virus sudah hilang atau belum, tandanya saat kamu melakukan reboot akan terlihat seberapa cepat laptop melakukan reboot.

Setelah melakukan reboot cobalah jalankan software atau membuka file, bila virus sudah hilang maka software atau file dapat terbuka dengan mudah.

8. Perbarui Browser

Perbarui Browser

Apabila kamu memiliki banyak browser di laptop, lihatlah browser mana yang jarang kamu gunakan.

Biasanya terdapat browser yang sudah harus di update, namun kamu belum melakukannya. Secara tidak langsung hal ini dapat membuat virus dengan bebas masuk ke laptop kamu.

Segeralah perbarui semua browser yang kamu gunakan, lalu rasakan laptop kamu akan mengalami sedikit perubahan dalam segi pemakaiannya.

9. Update WindowsUpdate Windows

Selain melakukan update browser, kamu juga harus melakukan update Windows.

Meskipun tidak bisa kamu rasakan, namun melakukan update Windows sangatlah bermanfaat. Mulai dari meningkatkan keamanan, membersihkan file malware, dan masih banyak lainnya.

Cara ini dapat kamu gunakan bila ingin membersihkan virus tanpa instal ulang laptop, karena cenderung lebih mudah dan ampuh untuk mengatasi semua masalah seperti virus ataupun malware.

10. Instal Ulang Laptop

Instal Ulang Laptop

Bila semua cara diatas sudah kamu lakukan, namun laptop masih mengalami banyak masalah karena virus.

Maka jalan terakhir bisa dengan melakukan instal ulang, dimana cara inilah yang paling ampuh membersihkan virus ataupun malware.

Disini kamu bisa melakukan instal ulang sendiri atau untuk lebih amannya langsung bawa saja ke tempat service laptop.

Perlu diketahui juga bahwa cara ini dapat menghilangkan semua data di laptop, sehingga lakukan backup terlebih dahulu agar data penting yang kamu miliki tidak hilang.

5 Tanda Laptop Terserang Virus

Dari ulasan diatas pastinya kini kamu sudah mengetahui bagaimana cara menghilangkan virus di laptop.

Namun tahukan kamu bahwa saat laptop terkena virus ada beberapa tanda atau gejalanya, bagi kamu yang belum mengetahuinya bisa menyimak ulasan berikut ini :

1. Kinerja Laptop menjadi Lambat

Kinerja Laptop menjadi Lambat

Tanda yang paling sering ditemui datang dari kinerja laptop itu sendiri, dimana ia akan terasa lebih lambat atau bahkan gagal melakukan beberapa perintah. Biasanya laptop yang sudah seperti ini menjadi gejala yang paling awal kamu temui.

Apabila dibiarkan virus dapat segera menyebar ke bagian lainnya, bahkan bisa merusak hardware dan membuat laptop tidak bisa bekerja kembali. Oleh karena itu segeralah periksa laptop kamu bila mengalami penurunan performanya.

2. Banyak File Hilang atau Rusak

Banyak File Hilang atau Rusak

Di suatu waktu kamu ingin membuka file penting di laptop, namun kamu menyadari bahwa file tersebut tidak bisa dibuka atau bahkan hilang tanpa jejal. Bila demikian maka kamu bisa berasumsi bahwa laptop telah terkena virus atau malware.

Segeralah atasi masalah ini dengan beberapa cara, seperti memasang antivirus baru, membersihkan fileasing, dan melakukan booting kembali.

3. Sering Muncul Iklan di Laptop

Sering Muncul Iklan di Laptop

Apabila kamu merasa bahwa laptop akhir-akhir ini menampilkan iklan asing, maka bisa jadi itu menjadi salah satu tanda virus telah berhasil masuk ke laptop.

Biasanya iklan memang ada di browser saat kamu online, namun iklan ini tampil secara tidak wajar.

Misalnya saja kamu menemukan iklan di beranda laptop, file manager, ataupun aplikasi offline yang ada di laptop. Saat kamu merasakan hadirnya iklan tersebut, alangkah baiknya segera mengambil tindakan agar virus tidak menyebar dengan luas.

4. Koneksi Internet ErrorKoneksi Internet Error

Koneksi internet error bisa menjadi salah satu tanda lain bahwa laptop terkena virus, umumnya virus ini menyerang melalui media online. Koneksi error disini bisa berupa tidak bisa browsing, pemakaian data tidak wajar, hingga koneksi sering menghubungkan.

Padahal koneksi internet yang kamu gunakan sangat stabil. Disini kamu bisa menyimpulkan bahwa laptop telah terkena virus dan harus segera kamu tangani, caranya sendiri bisa dengan melihat cara mengatasi virus di laptop yang ada diatas.

5. Banyak Software tidak Bisa Dibuka/Error

Banyak Software tidak Bisa Dibuka Error

Bukan hanya koneksi internet saja, namun virus kerap kali menyerang software-software yang ada di laptop.

Sehingga software menjadi tidak stabil, seperti terjadi macet, sering keluar sendiri, hingga tidak dapat menyimpan file yang telah dibuat.

Tips Mencegah Virus di Laptop

Mengetahui penyebab virus beserta bagaimana cara mengatasinya memang sangatlah penting, namun ada baiknya kamu mencegah supaya virus agar tidak masuk ke laptop yang kamu miliki.

Caranya juga sangat mudah, dimana kamu bisa menggunakan aplikasi atau tanpa aplikasi sekalipun.

Nah berikut beberapa tips dan cara mencegah virus masuk ke laptop yang bisa kamu terapkan :

  • Gunakan software antivirus yang kompatibel dengan laptop yang kamu miliki.
  • Instal aplikasi cleaner untuk membersihkan file secara rutin.
  • Aktifkan firewall di laptop.
  • Lakukan update software maupun Windows secara berkala.
  • Segara update sistem security di laptop saat ada pembaharuan.
  • Hindari penggunaan software modifikasi.
  • Periksa terlebih dahulu keamanan saat kamu menghubungkan laptop ke flashdisk atau perangkat lainnya.
  • Kurangi menyimpan file pribadi di drive-c, karena penyimpanan ini terkoneksi langsung ke sistem laptop yang kamu miliki.
  • Lindungi koneksi internet dengan aplikasi internet security.

Dari ulasan diatas pastinya kini kamu sudah mengetahui cara menghilangkan virus di laptop, selain itu kamu juga sudah mengetahui penyebab serta cara mencegahnya.

Bila sudah demikian maka kamu bisa menerapkannya pada laptop, sehingga dijamin virus tidak akan menyerang laptop yang kamu miliki tersebut.

Pras Curious person who passionate about tech and e-business

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *